Posisi : Beranda / Informasi
Integration in Southeast Asia: Trajectories of Inclusion, Dynamics of Exclusion
05 Feb 2013

Proyek SEATIDE di Pusat Studi Sosial Asia Tenggara

Proyek penelitian Integration in Southeast Asia: Trajectories of Inclusion, Dynamics of Exclusion (SEATIDE) diluncurkan di Chiang Mai, Thailand, hari Jum'at, 1 Februari 2013. Proyek ini merupakan proyek penelitian kolaboratif yang melibatkan lima institusi di Eropa dan empat institusi Asia Tenggara dan memperoleh dukungan dana dari komisi Eropa melalui skema Seventh Framework Program(FP7). Pusat Studi Sosial Asia Tenggara (PSSAT UGM) merupakan salah satu anggota konsorsium dan menjadi ketua tim riset untuk salah satu program riset yang ada di dalamnya.

Proyek penelitian SEATIDE ini akan berlangsung selama tiga tahun hingga bulan Desember 2015 untuk mengkaji integrasi di Asia Tenggara secara interdisipliner dengan perspektif nasional dan transnasional melalui empat program penelitian tematik: Keberagaman, Kemakmuran, Pengetahuan dan Keamanan.


Keberagaman

Program penelitian dengan tema ini dilakukan dengan Universitas Hamburg  (Jerman) dan EFEO (Perancis) secara bersama-sama menjadi ketua program. Program ini akan mengkaji apakah dan sejauh mana integrasi nasional dapat mengatasi keberagaman regional. Program ini akan melihat dampak baik positif maupun negatif integrasi dalam kaitannya dengan pembangunan ekonomi, kebudayaan nasional, agama, kewarganegaraan, prossess-porses sentralisasi dan nasionalisme yang bertentangan.


Kemakmuran

Universitas Milano-Bicocca (Italia) bersama dengan Universitas Tallinn (Estonia) dan Akademi Ilmu-ilmu Sosial Vietnam (Vietnamese Academy of Social Sciences) memimpin anggota tim penelitian untuk mengkaji dampak perprindahan-perpindahan orang di Asia Tenggara baik yang berlangsung secara sukarela maupun dengan paksa, terutama yang menyangkut perpindahan lintas batas, migrasi rural-urban, migrasi tenaga kerja baik domestik maupun lintas negara  terhadap kehidupan baik individual maupun kolektif. Salah satu dimensi penting dalam kajian ini adalah penggunaan perspektif gender.

 

Pengetahuan

Program penelitian dengan tema pengetahuan ini dipimpin oleh Universitas Cambridge (UK) dan the University of Sains Malaysia. Program ini ditujukan untuk menganalisa jaringan pengetahuan dan situs-situs interaksi yang menghubungkan dan membentuk kawasan Asia Tenggara yang sangat beragam serta menghubungkannya dengan dunia yang lebih luas. Program ini akan memberikan perhatian secara khusus kepada peran Eropa dalam sistem pengetahuan ini, baik di masa lalu maupun saat ini.


Keamanan

Universitas Gadjah Mada memimpin tim penelitian untuk mengkaji perkembangan kerangka politik integrasi pada tingkat nasional dan regional serta krisis-krisis yang mendorong munculnya struktur-struktur yang baru yang memiliki karakter integratif serta bangun kultural yang membedakan integrasi di Asia Tenggara dari integrasi di Eropa. Integrasi di Asia Tenggara seringkali dilihat sebagai refleksi dari ‘ASEAN Way.’

Universitas Chiang Mai (Thailand) bertanggung jawab untuk mengkomunikasikan hasil penelitian melalui penyelenggaraan konferensi, publikasi, mengelola hubungan dengan media serta menerbitkan policy briefs.


  Diperbaharui 12 Sep 2017 Copyright © 2012  
data personal latar belakang pendidikan aktivitas